Minggu, 13 Oktober 2019

Voucher Khusus Uduk-Lovers

VOUCHER DISCOUNT is coming..................

Yess, untuk kamu Uduk-Lovers yang setia menggunakan jasa GoFood... satu lagi kemudahan yang kami berikan untuk kalian semua. Kami berikan POTONGAN Rp 3.000 khusus untuk kamu yang belanja minimal Rp 30.000. Lumayan kan? Caranya cukup buka aplikasi GoFood, ketik Kedai Nasi Uduk Jaga Rasananti di bagian bawah biasanya muncul deh Voucher yang maksud, tinggal kamu klik aja yaaaa... atau setelah kamu klik aplikasi GoJek > GoFood kamu cari di kolom Voucher, nah disitu ada beberapa Voucher dari berbagai Merchant pilihan trus kamu cari Voucher Jaga Rasa yaa...

Nantikan promo & voucher berikutnya ya, sedang diproses management GoJek nih....

Powered by

----------------------------------------

www.nasiudukjagarasa.com

#goJek

#gofood

#gojekbelampung

#lampungkuliner

#tanjungsenang

#waykandis

#bandarlampung

Minggu, 06 Oktober 2019

Kini Hadir Menemani Sarapan Anda

Kami hadir menemani BREAKFAST alias SARAPAN anda semua...
Pkl 06.00 WIB s.d selesai ya....

~ GoFood & GrabFood ready

~ GoFood & GrabFood ready 

~ GoFood & GrabFood ready 

Sarapan berkualitas menentukan kinerja anda hari ini....
 

Minggu, 04 Agustus 2019

Cocos Nucifera alias Kelapa

Buah kelapa adalah buah tropis yang dihasilkan dari tanaman Cocos nucifera, termasuk dalam keluarga Arecaceae atau palem-paleman. Buah kelapa berbentuk bulat pada beberapa sisinya agak menyudut, berukuran kira-kira sebesar kepala manusia. Warna buah kelapa ada yang hijau dan ada yang kuning tergantung varietasnya.

Daging buah kelapa terbungkus kulit bagian luar berupa serabut yang tebal dan bagian dalam berupa kayu keras atau tempurung. Tempurung kelapa membungkus daging buah berwarna putih bersih dan air buah. Air yang terdapat dalam buah berwarna bening sedikit keruh, rasanya manis menyegarkan.

Habitat tanaman kelapa adalah dataran rendah tropis. Tanaman ini memiliki toleransi tinggi terhadap tanah bersalinitas tinggi, oleh karena itu sering dijumpai tumbuh dipesisir pantai. Meskipun begitu pohon kelapa masih bisa tumbuh di dataran tinggi namun perkembangannya lebih lambat.

Nah, Uduk-Lovers sudah tau nih deskripsi buah kelapa secara singkat. Sedikit mau cerita Kedai Nasi Uduk Jaga Rasa itu menggunakan buah kelapa pilihan lho….makanya rasa santannya terasa banget dan khas di lidah. Nih di bawah kami kasih foto kelapa yang biasa digunakan untuk memasak.


Kebayang kan bagaimana kualitas santan yang dihasilkan?

Yuk ah, dari pada susah-susah ngebayangin…..Sore ini langsung aja cuss ke TKP @Kedai Nasi Uduk Jaga Rasa – Jl. Ratu Dibalau Waykandis, Bandar Lampung.

Males keluar, takut macet, malas repot, malas ngantri?

Klik Link Dibawah ini aja ya

https://gofood.link/u/B831R 

Pastikan android anda terinstall GoJek apps!

Rabu, 31 Juli 2019

Niat Pengen Nulis

Late Post

[Dedicated For My Friend :  G.S Suprastiyo]

Beberapa saat yang lalu….sekitar 2-3 bulan yang lewat, saya dikejutkan oleh kedatangan teman lawas sewaktu kuliah di Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Gugup Suko Suprastiyo atau lebih familiar disingkat G.S Suprastiyo, S.P. berkunjung ke Kedai kami bersama istri tersayang Siti Wahyuni yang juga bergelar Sarjana Pertanian.

Laki-laki yang usianya belum genap 40 tahun  (red. GS Suprastiyo) ini kawan kuliah sekaligus rekan kerja saya dulu di Perusahaan Swasta milik Inggris yang saat ini sudah berhenti beroperasional di Indonesia. Jadi ceritanya dari kuliah dilanjutkan berpartner di dunia kerja. Sama-sama bekerja di satu perusahaan, tak lama kemudian memutuskan resign dan melamar kerja di perusahaan lain.

Singkat cerita, beliau menikahi adik tingkat yang juga kuliah satu Program Studi. Melahirkan 3 orang anak yang sehat walafiat & sudah sekolah di bangku Sekolah Dasar & Taman Kanak-Kanak. Sempat hijrah selama beberapa tahun ke ujung timur pulau Jawa karena tuntutan profesi di sebuah perusahaan pangan ternama. Lama tak berjumpa dengan beliau, hanya melihatnya di Facebook itupun lumayan jarang update.

Saya dengar beliau kembali resign dari perusahaan ternama tadi, entah karena alasan apa sudah pasti telah dipertimbangkan dengan kehati-hatian dan perhitungan, mengingat beliau sudah berumah tangga dan memiliki 2 orang anak, sudah bisa dipastikan resign itu menjadi pilihan yang dilematis.

Hijrah ke Bandar Lampung dan memulai usaha home industry Tauge atau kecambah menjadi pilihan sadar bagi beliau, bisnis ini sudah menjadi bisnis turun temurun keluarganya. Dahulu saya pernah berkunjung ke rumah orang tuanya di Kemiling, Bandar Lampung dan memang bisnis Tauge ini telah belasan bahkan puluhan tahun ditekuni keluarganya.

Beliau datang ke Kedai bersama istrinya, hanya berdua tanpa ketiga orang anak-anaknya. Maksud hatinya ingin bersilaturahim kepada saya, menit demi menit kami habiskan untuk mengobrol sepuasnya, tak menghiraukan kondisi Kedai yang baru buka dan sangat berantakan. Sambil menyapu merapihkan Kedai kami isi dengan obrolan santai dan penuh tawa.

Nasi uduk Jengkol Sambal menjadi pilihan istimewa bagi pasangan ini. Sepiring berdua dilakukan untuk membuat kami iri sekaligus menjadi teladan. Dari dulu saya cukup meneladani dirinya, beliau sosok yang “dituakan” dan selalu dimintai petuah bijaknya oleh teman-teman sekelas. Maklum beliau dari sisi usia paling senior diantara kami. Sikapnya baik, penyabar dan tidak pernah marah kepada teman.

Hingga saat ini beliau masih jadi teladan saya didunia wirausaha tentunya, sifatnya yang penyabar dan pantang menyerah masih nampak dalam dirinya hingga saat ini. Terlihat dari senyumnya yang jujur dan ikhlas. Konsumen Tauge miliknya sudah disana dan disini. Beliau bilang hidupnya lebih bahagia sekarang, itu karena dia menjalaninya dengan ikhlas dan selalu memohon Ridho Allah SWT.

Doakan kami istiqomah seperti dirimu ya Mas, selamat menjemput rejeki Allah yang Maha Luas.

Bencoolen, di Penghujung Bulan Juli 2019

Arris Haryadi

CEO (Chief Everything Officer, Red. Pelaksana segala jenis pekerjaan)

@Kedai Nasi Uduk Jaga Rasa

Rabu, 26 Juni 2019

(PENTING) Apa yang Harus Dilakukan di Masa Krisis Ekonomi?

[RE-POST] Di masa yang penuh ketidakpastian seperti sekarang ini, kami share beberapa tips yang mungkin berguna agar kondisi krisis ekonomi tidak menjadi sebuah ancaman tapi justru menjadi sebuah kesempatan bagi profesional seperti anda (dan juga saya):

1. Ubah Paradigma

Jangan takut dengan kondisi krisis ekonomi separah apapun. Syaratnya hanya satu: anda harus mengubah paradigma bahwa krisis ekonomi bisa memberikan potensi kesulitan bagi diri anda. Tetaplah berpikir positif, bersikap percaya kepada diri sendiri dan juga kemampuan anda, namun jaga agar ekspektasi anda tetap realistis di masa krisis.

Contohnya kalau anda menjadi korban PHK, sangat penting untuk tetap berpikir positif bahwa anda pasti bisa keluar dan mengatasi kesulitan ini karena anda percaya kemampuan dan kompetensi yang anda miliki bisa menjadi aset berharga. Namun jagalah agar ekspektasi anda tetap realistis dengan tidak terlalu mengharapkan kenaikan penghasilan bila ada perusahaan yang menawarkan posisi baru kepada anda.

2. Perhatikan Alur Keuangan Anda

Kalau sebelum krisis ekonomi anda bisa sangat leluasa dalam memanfaatkan penghasilan yang anda dapatkan, tidak ada salahnya mulai sekarang anda lebih cermat memperhatikan alur keuangan anda. Tidak perlu terlalu rumit, cukup catat pengeluaran harian anda dan dari situ anda akan bisa mengetahui cukup banyak pengeluaran yang sebetulnya tidak terlalu perlu atau masih bisa ditekan lagi jumlahnya.

Dari penghematan yang bisa anda lakukan setiap bulan, sisa uang tersebut bisa anda tabung untuk keperluan lain yang lebih bermanfaat atau sebagai dana cadangan untuk berjaga-jaga di situasi darurat.

Saya pikir saran ini tidak hanya berlaku untuk yang sudah berkeluarga, tapi berlaku juga untuk anda yang saat ini masih lajang.

3. Perluas Network dan Selalu Jaga Jalinan Silaturahmi

Dalam pengamatan saya, masih cukup banyak profesional yang menganggap sebelah mata pentingnya menjalin network atau menjaga hubungan silaturahmi. Dalam masa krisis seperti sekarang ini, salah satu cara untuk dapat cepat keluar dari kesulitan adalah dengan memanfaatkan network yang anda miliki.

Jangan sesekali membatasi diri dalam menjalin network, semakin luas network anda, semakin besar pula kemungkinan datangnya bantuan dari berbagai pihak ketika anda membutuhkan. Bukankah hadist Rasulullah SAW juga menegaskan bahwa barangsiapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan diperluas rezekinya hendaklah ia menjalin tali silaturahmi?

4. Pelajari Kemampuan Menjual

Selling skill atau kemampuan menjual sering dianggap bukan hal yang penting dengan alasan bahwa kita tidak berkecimpung di bidang penjualan. Ini merupakan cara pandang yang kurang tepat, karena tanpa disadari sebetulnya dalam kehidupan sehari-hari anda sering harus melakukan aktifitas yang dikategorikan menjual.

Perlu meyakinkan atasan untuk menerapkan teknologi terbaru di kantor? Perlu meyakinkan interviewer bahwa anda adalah kandidat terbaik yang sangat layak untuk dipekerjakan? Perlu meyakinkan teman-teman agar mau ikut bergabung dengan anda untuk mencoba warung soto yang baru dibuka di belakang kantor? Itu semua sebetulnya memerlukan selling skill yang baik.

Mempelajari kemampuan yang satu ini juga akan sangat berguna ketika suatu hari nanti anda memutuskan untuk memulai usaha sendiri. Karena yang paling penting dalam memulai usaha sebetulnya bukanlah sebuah business plan semata, tapi justru sales & marketing plan yang cermat.

5. Mulailah Berpikir Menjadi Spesialis

Dalam kondisi krisis ekonomi seperti sekarang justru seorang spesialis cenderung dipandang sebagai kandidat yang lebih kompeten dibandingkan seorang generalis dari kacamata seorang Hiring Manager.

Sebagai tambahan, kondisi krisis ekonomi justru merupakan momen yang paling tepat untuk lebih memperdalam pengetahuan di bidang spesialisasi yang anda pilih. Bila kondisi keuangan memungkinkan, jangan ragu untuk kembali ke sekolah dan melanjutkan jenjang studi, atau bisa juga anda mengambil short course yang relevan maupun menempuh program sertifikasi untuk membuat anda menjadi seorang spesialis yang lebih diakui kemampuannya.

6. Berorientasilah pada Solusi dan Hasil Akhir

Pada kondisi yang tidak menentu seperti sekarang, jangan hanya pandai mengidentifikasi permasalahan tapi anda dituntut harus pandai pula untuk menemukan solusi dari permasalahan tersebut.

Cara mudah untuk menemukan solusi kreatif dari sebuah permasalahan adalah dengan mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi saat ini, kemudian membayangkan sebuah kondisi atau hasil akhir yang anda harapkan dimana segala sesuatunya berlangsung dengan baik tanpa hambatan.

Dari situ anda bisa merunut atau mengkreasikan solusi-solusi praktis apa yang bisa direncanakan dan dikerjakan untuk bisa membawa anda keluar dari kondisi saat ini menuju hasil akhir yang diharapkan.

7. Pikirkan untuk Mulai Belajar Berwirausaha

Selama tidak menimbulkan conflict of interest dengan pekerjaan anda, tidak ada salahnya untuk mulai belajar berwirausaha kecil-kecilan. Belajar berwirausaha disini bukan berarti semata-mata mengejar tambahan penghasilan, tapi lebih kepada upaya belajar untuk melihat sebuah usaha dari sudut pandang yang berbeda.

Bila selama ini anda terlibat dan melihat sebuah usaha dari sudut pandang seorang karyawan, percayalah ketika anda berbisnis dan melihat sebuah usaha dari sudut pandang seorang pengusaha, segala sesuatunya akan berbeda 180 derajat.

Dengan belajar berwirausaha, tanpa disadari anda akan dituntut untuk selalu kreatif dan proaktif untuk memajukan bisnis sampingan anda. Tidak perlu modal besar untuk memulai, malah saya sarankan sebaiknya anda memulai usaha dengan modal tidak lebih dari 50% penghasilan bulanan yang diterima dari kantor. Bila masih takut juga untuk memulai, ajaklah beberapa teman yang memiliki visi sama untuk bergabung dan membangun bisnis sampingan secara bersama-sama.

Dengan memulai bisnis bermodal kecil, anda akan meminimalisir resiko kesulitan keuangan yang diakibatkan kegagalan usaha. Tapi disisi lain kalau suatu hari kelak bisnis anda kemudian berhasil berkembang, pilihan kembali ke diri anda, apakah akan tetap menjadikannya sebagai bisnis sampingan sementara anda tetap bekerja sebagai profesional, ataukah anda akan terjun sepenuhnya untuk mengurus usaha yang anda rintis dan melepaskan status anda sebagai seorang profesional.

Sudah banyak contoh wirausahawan sukses yang memulai usaha ketika krisis ekonomi melanda, jadi jangan takut untuk sedikit meninggalkan comfort zone dan mencoba area baru yang belum pernah anda jajaki seumur hidup.

—————

Kira-kira ketujuh hal itulah yang sekiranya bisa bermanfaat untuk anda renungkan kembali ketika krisis ekonomi merontokkan banyak usaha di berbagai belahan dunia.

Dengan kepandaian mensiasati situasi, maka diharapkan semoga krisis ekonomi ini bukannya menjadi sebuah momen kehancuran, tapi justru menjadi sebuah momen kebangkitan bagi kita semua.


Sumber :

https://suryosumarto.com/apa-yang-harus-dilakukan-di-masa-krisis-ekonomi/

Kamis, 13 Juni 2019

Come In We Are Open Now!

Assalamualaikum
Selamat sore, salam sejahtera.

🗣 Just info buat para Uduk Lovers di Bandar Lampung dan sekitarnya...
Kedai Nasi Uduk Jaga Rasa sudah BUKA 📢 kembali lho, Uduk Lovers semua dapat kembali menggunakan fitur Online GoFood & GrabFood melalui aplikasi android.

👉🏽 Dateng langsung ke Kedai kami juga boleh....insyaallah lebih nikmat jika disantap langsung dalam keadaan hangat.

Demikian informasinya, terima kasih ya......

Powered by
______________________
www.nasiudukjagarasa.com

#bandarlampung
#nasiuduklampung
#kulinerlampung
#jajananlampung
#waykandis
#gojekbelampung
#gofood

🏀 https://goo.gl/maps/4cyQwLAMdqPa3rGLA
🌎 www.nasiudukjagarasa.com
🔥 Instagram @nasiudukjagarasa
🅿 Facebook @kedainasiudukjagarasa

Minggu, 19 Mei 2019

[BACA, BACA, BACA] Nasi Uduk Ikan Asin Dendeng

PERTAMA DI LAMPUNG
PERTAMA DI LAMPUNG
PERTAMA DI LAMPUNG


what???
Apaan sih? Masak iya.....

Assalamualaikum

Mulai detik ini, kamu para Uduk-Lovers (red: pecinta nasi uduk) khususnya di seputaran Bandar Lampung bakalan bisa cobain menu paling SPEKTAKULER, paling ANTI-MAINSTREAM, paling KONTROVERSI dan pastinya bikin kamu KEPO-SANGAT.

DAHSYAT pokoknya!
Dahsyat.........!!!!
Mantap jiwa dan raga......

🌹With proud and love
NASI UDUK IKAN ASIN DENDENG

Kamu tau harganya berapaaaaaaaaa??Dua Belas Ribu Rupiah (Rp 12.000)doang gaesss n sist,,


Untuk sebuah kenikmatan aduhay, perpaduan ikan asin dendeng & nasi uduknya itu lho... Ampun deh (sulit dilukiskan dengan kata-kata).


Cekidot aja ya ke TKP Kedai Nasi Uduk Jaga Rasa, GoFood & GrabFoodbuat agan yang males keluar rumah juga sudah READY...


Powered by

_________________________

www.nasiudukjagarasa.com



Selasa, 14 Mei 2019

[RE-POST] Menu Berbuka Puasa Ala Rasul

Moment berbuka puasa menjadi saat yang paling dinantikan umat muslim, ketika menjalani ibadah puasa di bulan Suci Ramadhan. Suara adzan magrib yang berkumandang, menjadi tanda yang mengakhiri ibadah tersebut. Ketika moment tersebut tiba, biasanya kita sering mengonsumsi makanan dan minuman secara berlebihan. Padahal, kebiasaan tersebut sangat tidak dianjurkan oleh Rasulullah Saw. Berlebihan-lebihan hanya membawa efek yang buruk bagi kesehatan tubuh kita.

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka dengan ruthab (kurma muda) sebelum shalat, jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan kurma, jika tidak ada kurma, beliau minum dengan satu tegukan air.” (HR Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Khuzaimah).

Dalam hal tersebut, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan umat muslim untuk berbuka dengan buah kurma. Bila tidak ada buah kurma yang didapat, bisa digantikan dengan satu tegukan air. Anjuran yang diberikan Rasulullah Saw ini merupakan bentuk kasih sayang terhadap seluruh umatnya.

Mengapa Rasul memilih kurma dan air menjadi menu berbuka puasa yang baik? Tenyata banyak manfaat yang terkandung dalam buah asal tanah Arab ini. Manfaat pertama, kurma dapat menyehatkan sistem pencernaan. Kurma mengandung sejumlah serat larut dan asam amino yang bermanfaat membantu proses pencernaan makanan berlangsung lebih baik dan efisien. Sehingga mampu meringankan kerja sistem pencernaan seseorang.

Manfaat kedua, kurma mampu menjadi meningkatkan stamina dan energi dalam tubuh. Saat berpuasa, kita pun tetap melakukan aktivitas rutin. Di Akhir Aktivitas pekerjaan yang dilakukan seseorang, rasa letih, lesu, capek tentu menjadi masalah yang sering dialami semua orang. Kurma mengandung kadar gula alami yang cukup tinggi (glukosa, sukrosa dan fruktosa) yang bermanfaat untuk mengembalikan energi tubuh yang terkuras saat beraktivitas padat.

Dengan memberi sesuatu yang manis (kurma) pada perut yang kosong, maka tubuh akan lebih siap menerima dan mendapatkan manfaatnya, terutama tubuh yang sehat, akan bertambah kuat dengannya. Dan bahwasanya puasa itu menghasilkan keringnya tubuh, maka air akan membasahinya, hingga sempurnalah manfaat makanan.

Bila tidak ada kurma, Rasul pun memberikan alternative pilihan bagi umatnya untuk berbuka puasa dengan seteguk air (air putih). Dalam ilmu kesehatan, air putih pun memiliki manfaat yang sangat besar bagi kondisi tubuh manusia. Manfaat pertama, air putih penangkal racun alami di dalam tubuh.. Air putih akan membantu membuang racun-racun yang ada dalam tubuh anda melalui urine yang anda keluarkan. Untuk itulaha, minum air putih 2-3 liter perhari sangat dianjurkan untuk tubuh anda.

Manfaat kedua, air putih mampu membantu melancarkan sistem pencernaan. Sama seperti halnya kurma, air putih juga ikut membantu proses pencernaan makanan yang kita makan berjalan dengan baik. Sehingga sangat dianjurkan minum air putih yang cukup bagi tubuh kita.

Semoga dengan menu berbuka puasa sehat yang dianjurkan Rasulullah Saw tersebut, dapat menjadi kebiasaan baik yang selalu diterapkan umat muslim di seluruh penjuru dunia ketika saat berbuka puasa.

Sumber :

http://www.dompetdhuafa.org/post/detail/1106/menu-berbuka-puasa-ala-rasul

Senin, 06 Mei 2019

Selamat Menjalani Shaum Ramadhan 1440 H

Kedai Nasi Uduk Jaga Rasa

mengucapkan.................................

Selamat menjalani ibadah Shaum Ramadhan 1440 Hijriah, semoga Allah Subhanahu Wata'ala memberikan keberkahan kepada kita semua dalam menjalani aktivitas Ramadhan dan aktivitas ibadah lainnya. [Aamiin]

Senin, 29 April 2019

GrabFood hadir di Kedai Nasi Uduk Jaga Rasa

GRAB FOOD

Kini hadir menemani Uduk-Lovers semua.......

Mulai April 2019 Uduk-Lovers dapat mengakses menu makanan favorit Kedai Nasi Uduk Jaga Rasa di Aplikasi GrabFood di HP android, masih pada tahap Free-Trial version ya..lumayan buat sahabat semua bisa order menu dengan Harga Spesial lho...

Ayo tunggu apa lagi Gan.........

Langsung order GrabFood nya ya!


#GrabFood

#bandarlampung

#nasiuduk

#uduklovers

Senin, 22 April 2019

[RE-POST] Pengusaha Sejati! 80 x Gagal Masih Kurang

Apakah sebuah bisnis akan menguntungkan atau memberikan kerugian. Kita tidak pernah tahu sampai kita memulainya. Pun demikian jika kita sudah memulainya, apakah bisnis kita akan sukses? Tidak juga. Memulai berkali-kali pun tidak ada jaminan bahwa bisnis kita akan sukses, ada kemungkinan akan gagal.Gagal lagi, gagal lagi dan lagi. Bagaimana apabila sudah memulai sampai 78 kali, bisa saja yang ke 79 juga akan gagal lagi. Yang ke 80 pun juga demikian, gagal juga.

Namun lebih baik mana, hanya mengkhayal membayangkan memulai bisnis, atau memulainya namun gagal, dan gagal lagi. Manakah yang kita pilih? Membayangkan terus sampai usia menua dan baru sadar kita tidak melakukan apapun, selain membayangkan dan mengkhayalkan suksesnya sebuah bisnis. Atau bangkit, berdiri, berpikir optimis, positif (daripada menggerutu, mengumpat dan menyalahkan keadaan) dan memulai sebuah bisnis, walaupun hanya kecil, dan menjadi cibiran orang.  Lebih mudah memang menggerutu, menyalahkan keadaan, bahkan orang lain atas derita, susahnya diri kita. Namun apakah kita akan terbelenggu terus, menua dengan perasaan itu, dan akhirnya habis menggerogoti energi kita yang semakin hari semakin kecil. Lebih mudah memang berpikir pesimis akan suatu keadaan, cobaan yang kita terima. Karena rasa pesismis tidak akan mencolek rasa gairah hidup kita selain hanya takut, gelisah, khawatir atas sesauatu yang sebenarnya belum terjadi dan bisa jadi itu tidak terjadi pada kita. Namun kenapa kita harus membuang energi yang tersisa, kalaupun ada, untuk itu. Betapa sia-sianya.

Ada cerita menarik. Ada seorang anak disuruh orang tuanya untuk memecahkan batu besar dengan martil. Si anak heran bagaimana mungkin memecahkan batu sebesar itu hanya dengan sebuah martil. Si anak sedikit ragu namun dipukul lah juga batu itu berkali-kali, namun apa daya batu itu tak jua pecah.Si anak merasa kesal dan sedikit menyalahkan orang tuanya atas perintah itu. Si anak akhirnya menyerah dan kemudian menyerahkan martil itu kepada orang tuanya. Orang tuanya menerima martil itu dan, takjub, hanya sekali pukulan, batu itu pecah berkeping-keping. Cerita ini ada dalam buku Rasulullah’s Business School oleh Kang Monif Ph.D.

Sebuah bisnis membutuhkan kerja keras, melebihi yang biasa kita lakukan. Jika orang lain biasa kerja 8 jam sehari, bisa jadi seorang pebisnis akan kerja lebih dari itu, apalagi untuk sebuah bisnis yang baru berdiri, yang membutuhkan perhatian ekstra. Sebuah hasil ekstra membutuhkan perhatian ekstra, kerja ekstra, bukan kerja yang biasa-biasa saja. Di saat orang lain sedang asyik-asyiknya berkutat dengan segala hal kesenangan, hobi mereka, seorang pebisnis akan meluangkan waktunya untuk hal-hal yang menunjang keberhasilan bisnisnya. Di saat orang lain istirahat, bisa jadi seorang pebisnis sedang ada di dalam keasyikannya untuk mencurahkan tenaga dan pikiran bagi keberhasilan bisnisnya. Hanya dibutuhkan sedikit kerja ekstra daripada kerja yang biasa kita lakukan. Hasil ekstra membutuhkan usaha ekstra, kalau tidak akan terjadi seperti kisah di atas. Manakah yang anda pilih?


Read more https://pengusahamuslim.com/4960-pengusaha-sejati-80-kali-gagal-masih-kurang.html


Kamis, 14 Maret 2019

Penikmat Kopi Wajib Cobain!

Good News!!!
Good News!!!
Good News!!!


Bagi kamu penggila kopi...kopi addicted dan sejenisnya, Jaga Rasa mau kasih info ke kamu semua kalau kita juga punya kopi Robusta (medium to dark) yang bisa kamu peroleh di Kedai Nasi Uduk Jaga Rasa atau kamu bisa pesan Online via Whatsapp atau GoFood.

Untuk rasanya...ajib gan.... "Kopi Banget" Cukup IDR 25 K aja sachet 200 gram ini bisa kamu nikmati di rumah, di kantor, di sekolah, atau di manapun kamu berada.

Yuk ah pesen sekarang juga,
WA 085357246000

Powered by
www.nasiudukjagarasa.com

_GoFood Ready_
_GoFood Ready_
_GoFood Ready_


#yukngopi
#ngopipay
#lampunggech
#bandarlampung
#waykandis
#pecintakopi
#penikmatkopi

Sabtu, 09 Maret 2019

[AGAIN, MENU BARU] Nasi Uduk Udang Sambal Manis Petai

Again..... Again.... And Again!!!

Lagi, lagi dan lagi........ 

What??? 

Assalamualaikum,
Selamat pagi siang dan malam Uduk-Lovers..

Jaga Rasa mau kasih info lagi buat kamu semua,hanya dengan IDR 16 K..kamu bisa cobain sensasi menu baru nasi uduk "Udang Petai Sambal Manis"

pastinya bikin kamu addicted alias ketagihan.

Penasaran? Jangan menghayal liatin fotonya aja dong.. Yuk ah cekidot ke TKP! 

Kamu males keluar??? 

___GoFood ready____

 GoFood Solusinya,,, 

 Powered by
_____________________________
www.nasiudukjagarasa.com

#bandarlampung
#nasiuduklampung
#kulinerlampung
#jajananlampung
#waykandis
#gojekbelampung
#gofood

[ketagihan resiko konsumen]
[ketagihan resiko konsumen]
[ketagihan resiko konsumen]

Sabtu, 23 Februari 2019

[Menu Baru, Wajib Dicoba] Nasi Uduk Tumis Kikil Sapi Pedas

Bismillahirrahmaanirrahiim,

Assalamualaikum,

Satu lagi menu baru dari Kedai Nasi Uduk Jaga Rasa,

NASI UDUK KIKIL SAPI TUMIS,

What....................? kikil? apa sih kikil itu, itu lho bagian dibawah kulit sapi yang tebalnya kurang lebih 1 - 1,5 cm. Rasanya? hmmmmm......untuk kamu yang pernah nyobain kikil pastinya langsung ngebayangin pulennya kikil tumis...hmm...hmmmm nyummi deh. Nah....yang gak biasa itu perpaduan tumis kikil sapi dengan nasi uduk Gan........WOW! this is extraordinary things!

Kepo or penasaran dengan perpaduan kikil sapi dan nasi uduk, langsung capcus aja Gan ke Kedai Nasi Uduk Jaga Rasa.Alamatnya tinggal ketik di Google Maps aja Gan >> Kedai Nasi Uduk Jaga Rasa

__GoFood Ready__
__GoFood Ready__
__GoFood Ready__
__GoFood Ready__
__GoFood Ready__

Minggu, 10 Februari 2019

[Menu Baru] Nasi Uduk Tumis Jamur Tiram

Bismillahirrahmaanirrahiim,

Assalamualaikum

Hallo uduk-lovers....

Semoga selalu sehat walafiat ya, diberikan rezeki yang halal dan melimpah...aamiin. Kedai Nasi Uduk Jaga Rasa mau release menu baru nih.. Namanya Nasi Uduk Tumis Jamur Tiram. Hmmm....mulai ngebayangin rasanya ya? Hehe..perpaduan nasi uduk dengan tumis jamur tiram itu rasanya sesuatu banget lhooo...Bayangin tekstur jamur tiram yang crunchy dengan perpaduan bumbu yang dimasak oleh chef berpengalaman membuat kombinasi nasi uduk dengan tumis jamur tiram ini rasanya pas banget di lidah. Untuk urusan harga cuma dibanderol IDR 10 K lho....

Tunggu apa lagi, langsung aja cobain geh di TKP...Yuk ah!

GOFOOD ready ya @Kedai Nasi Uduk Jaga Rasa

Rabu, 30 Januari 2019

10 Tren Kuliner Yang Diprediksi Marak di 2019

Memasuki tahun baru para ahli makanan memprediksi tren di dunia kuliner. Makanan, minuman, dan gaya hidup kuliner di 2018 setidaknya membawa sedikit pengaruh pada 2019. Makanan dari daerah tropis juga kepedulian terhadap lingkungan diprediksi akan menjadi tren kuliner global 2019. 

Berikut adalah 10 hal di dunia kuliner yang diprediksi menjadi tren pada 2019: 

  1. Makanan dari Negara Pacific Rim Bahan makanan dari negara-negara yang berbatasan dengan Samudera Pasifik diprediksi akan semakin diminati. Contohnya makanan dari negara Amerika Selatan dan Asia. Ada buah naga, udang kering (ebi), terasi, sotong, dan sosis asal Filipina yakni longganisa
  2. Makanan yang Mengandung Probiotik Probiotik diketahui memiliki efek yang baik bagi tubuh. Banyak terkadang pada makanan yang diawetkan seperti kimchi atau sauerkraut, tempe, atau kefir. 
  3. Lemak Tambahan Merebaknya diet keto, paleo, grain free, bahkan paleo vegan, membuat banyak orang mencari sumber lemak tambahan. Ada berbagai bahan lemak tambahan di pasaran seperti butter kelapa yang diberi cokelat, bubuk MCT, atau kopi butter. 
  4. Makanan Beku yang Berbeda Bahan makanan dan makanan yang dibekukan seperti alpukat, air kelapa, hummus, dan tahini semakin disukai. Beberapa bahan makanan beku seperti keju, es krim salju Taiwan, dan nieves de garrafa dari Meksiko akan semakin mudah ditemui.
  5. Rumput Laut Di 2019, penggunaan makanan dengan tambahan rumput laut akan semakin mudah ditemui. 
  6. Ekstrak Daging Diprediksi camilan dengan ekstrak daging akan semakin diminati di 2019. Tambahan rasa umami semakin disukai entah di camilan atau makanan bungkusan. 
  7. Pembelian yang Bermanfaat Meskipun di Indonesia terbilang langka, di luar negeri tren pembelian makanan untuk imbas yang lebih besar mulai diminati. Misalnya camilan yang menggunakan bahan makanan yang ditanam oleh petani perempuan saja.
  8. Kemasan Cinta Lingkungan Di Indonesia sendiri mulai marak gerakan cinta lingkungan dari restoran. Bahan kemasan diganti yang lebih ramah lingkungan, tanpa pemakaian sedotan plastik, dan lainnya.
  9.  Camilan Berkualitas Tinggi Camilan bisa berkualitas tinggi dan bergaya seperti keju di papan, prosiciutto, atau buah dan kacang kering semakin disukai di 2019. 
  10. CBD Alias cannabidiol, kandungan yang terdapat pada tanaman ganja. Meskipun kandungan ini masih tabu dan ilegal di banyak negara salah satunya Indonesia, ternyata makanan dengan CBD diminati konsumen global. Ketika ada pameran kuliner, konfrensi inovasi makanan, dan pasar perkebunan lokal stan makanan dengan kandungan CBD ramai dikunjungi.

[RE-POST] https://travel.kompas.com/read/2019/01/01/151600127/10-tren-kuliner-yang-diprediksi-marak-di-2019 

Minggu, 27 Januari 2019

Sunnah Nabi Dalam Menjaga Keamanan Makanan dan Minuman

Bila orang-orang yang ilmu dan jiwanya telah mengkultuskan peradaban barat biasanya beranggapan bahwa masyarakat baratlah kiblat kebersihan dan kesehatan, maka hal itu tidaklah layak dilakukan oleh orang yang dihatinya masih tersisa setitik keimanan.

Yang demikian itu, dikarenakan agama Islam, jauh-jauh hari sebelum bangsa barat mengenal kebersihan, telah mengajarkan berbagai syari’at yang hingga saat ini belum bisa ditandingi oleh teori atau peradaban apapun.

Di antara tindakan preventif yang diajarkan Islam guna menjaga kesehatan umat manusia ialah dengan menjaga makanan dan minuman mereka dari berbagai kotoran dan mikro organik yang dapat mengancam kesehatan.

Agar makanan dan minuman tetap bersih dan higienis, Islam mengarjarkan umatnya untuk senantiasa menutupinya, dan tidak membiarkannya terbuka, terkena udara bebas dan berbagai hal lainnya. Tindakan ini adalah langkah awal yang sangat penting dari upaya menjaga kesehatan dan menangkal penyakit.

Rasulullah bersabda:

“Tutuplah bejana, ikatlah geribah (tempat menyimpan air yang terbuat dari kulit -pen), tutuplah pintu, matikanlah lentera (lampu), karena sesungguhnya setan tidaklah mampu mengurai geribah yang terikat, tidak dapat membuka pintu, dan tidak juga dapat menyingkap bejana (yang tertutup). Bila engkau tidak mendapatkan (tutup) kecuali hanya dengan melintangkan di atas bejananya sebatang ranting dan menyebut nama Allah, hendaknya ia lakukan.” (HR. Muslim)

Pada riwayat lain:

“Tutuplah bejana dan ikatlah geribah, karena pada setiap tahun ada satu malam (hari) yang padanya turun wabah. Tidaklah wabah itu melalui bejana yang tidak bertutup, atau geribah yang tidak bertali. melainkan wabah itu akan masuk ke dalamnya.” (HR. Muslim)

Dari mencermati hadits di atas, dapat dipahami bahwa menutup rapat makanan dan minuman, terlebih lagi bila disertai dengan bacaan basmalah, dapat menanggulangi dua penyebab utama bagi segala penyakit:

  1.  Ulah dan kejahatan setan.
  2.  Wabah penyakit yang turun dan menyebar melalui media udara.

Imam An-Nawawi berkata, “Para ulama menyebutkan beberapa faedah dari perintah menutup bejana dan geribah, diantaranya kedua faedah yang ditegaskan pada hadits-hadits ini, yaitu:”

  1. Menjaga (makanan dan minuman) dari setan, kerana setan tidak dapat menyingkap tutup bejana dan tidak dapat mengurai ikatan geribah.
  2. Menjaganya dari wabah yang turun pada satu malam di setiap tahun.
  3. Faedah ketiga: menjaganya dari terkena najis dan kotoran.
  4. Keempat: menjaganya dari berbagai serangga dan binatang melata, karena bisa saja serangga jatuh ke dalam bejana atau geribah, lalu ia meminumnya, sedangkan ia tidak menyadari keberadaan serangga tersebut, atau ia meminumnya pada malam hari, (sehingga ia tidak melihatnya -pen) akibatnya ia terganggu dengan binatang tersebut. [1]

Syari’at ini juga menguatkan bahwa lalai dari berdzikir kepada Allah adalah biang berbagai penyakit, karena dengan menyebut nama Allah ketika menutup makanan dan minuman, berarti makan dan minuman kita terhindar dari ulah setan dan wabah yang turun.

Sebagaimana hadits ini merupakan isyarat bahwa wabah penyakit, hanya terjadi pada masa-masa tertentu saja, dan tidak terjadi pada sepanjang tahun. Dan ini adalah salah satu fakta yang telah dibuktikan dalam dunia medis.

Kita semua mengetahui bahwa berbagai wabah yang ada di masyarakat, kebanyakannya terjadi pada masa-masa tertentu saja, di mana pada saat itu berbagai virus dan bakteri penyebab penyakit berkembang biak, lalu menyerang masyarakat.

Kedua hikmah ini merupakan secercah rahasia ilmu kedokteran Islam yang tidak atau belum kita kembangkan dan sosialisasikan ke masyarakat. Sebagaimana hal ini merupakan salah satu bentuk Imunisasi Syari’at yang belum atau bahkan tidak kita kembangkan dan sosialisasikan kepada umat manusia.

Catatan kaki: [1] Syarah Muslim oleh Imam An-Nawawi 13/183

Sumber: Jilbab.or.id (dengan penyesuaian redaksi seperlunya)

[Re-Post] http://dapurhalal.com/artikel-96-Sunnah-Nabi-Dalam-Menjaga-Keamanan-Makanan-dan-Minuman.html

Senin, 07 Januari 2019

Rezekimu Tahu Dimana Dirimu

Mungkin kau tak tahu dimana rezekimu..
Tapi rezekimu tahu dimana dirimu..
Dari lautan biru, bumi dan gunung..
Allah memerintahkannya menujumu..
Allah menjamin rezekimu, sejak 4 bulan 10 hari kau dalam kandungan ibumu..

Amatlah keliru bila rezeki dimaknai dari hasil bekerja..
Karena bekerja adalah ibadah..sedang rezeki itu urusanNya.

Melalaikan kebenaran demi menghawatirkan apa yang dijamin-Nya adalah kekeliruan berganda..

Manusia membanting tulang, demi angka simpanan gaji..
Yang mungkin esok akan ditinggal mati..
Mereka lupa bahwa hakekat rezeki bukan apa yang tertulis dalam angka..
Tapi apa yang telah dinikmatinya..

rezeki tidak selalu terletak pada pekerjaan kita..
Allah menaruh sekehendak-Nya..

Diulang bolak balik 7x Shafa dan Marwa, tapi zamzam justru muncul dari kaki bayinya..
Ikhtiyar itu perbuatan..
rezeki itu kejutan..

Dan jangan lupa..
Tiap hakekat rezeki akan ditanya..
"Darimana dan untuk apa?"
Karena rezeki adalah "hak pakai"
Halalnya dihisab..
Haramnya diazab..

Maka, jangan kau iri padarezeki orang lain...
Bila kau iri pada rizkinya, kau juga harus iri pada takdir matinya.
Karena Allah membagi rezeki, jodoh dan usia ummat-Nya..
Tanpa bisa tertukar satu dan lainnya..

Jadi bertawakkal lah, ridho dengan ketentuan Allah, sehingga apapun itu engkau akan merasa cukup dan penuh kenikmatan.

Kamis, 03 Januari 2019

Peluang dan Tantangan Bisnis Kuliner di Era Digital

[RE-POST] Tren bisnis kuliner kekinian terus mendulang peminat. Selain  karena faktor makanan sebagai kebutuhan dasar yang selalu dicari, perkembangan teknologi juga menjadi salah satu faktor yang menentukan sukses tidaknya suatu bisnis kuliner.

Tingginya penetrasi Internet dan pengguna ponsel di Indonesia telah membuka lebar pintu peluang bisnis secara daring seperti kehadiran pemain e-commerce dan marketplace yang semakin banyak di Tanah Air. Tak terkecuali bisnis kuliner.

Kehadiran teknologi digital membawa banyak peluang bagi bisnis kuliner. Media sosial misalnya, yang memiliki potensi untuk memasarkan produk secara efektif, bahkan lebih efektif dibandingkan dengan model pemasaran lama terutama iklan fisik/offline. Penguasaan teknologi menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki pelaku bisnis.

Para pelaku bisnis kuliner berlomba-lomba menyuguhkan kuliner semenarik dan seunik mungkin demi mendapat perhatian lebih dari generasi muda. Pasalnya, jika sudah mendapat perhatian di dunia maya atau dengan kata lain menjadi viral, otomatis proses pemasaran akan meningkat pesat dan kuliner yang dipasarkan pun menjadi serbuan masyarakat yang penasaran.

Berbagai inovasi dan promosi dilancarkan oleh pelaku bisnis kuliner. Mulai dari memberikan nama makanan yang unik dan ear-catching seperti Mi Setan, Jus Bunuh Diri, dan sebagainya; menciptakan menu baru seperti mie yang dapat berubah warna atau kebab hitam; hingga semata-mata mengikuti tren makanan terkini seperti penggunaan saus salted egg pada menu yang sudah ada. Semua inovasi ini kemudian dikampanyekan melalui media sosial hingga menjadi viral.

Selain media sosial, tren startup yang tengah naik daun di Indonesia juga melahirkan inovasi-inovasi baru, terutama dalam pembuatan aplikasi untuk mengatasi permasalahan tertentu. Di bidang kuliner, salah satu contoh aplikasi yang sedang menjadi sorotan adalah Wakuliner, yang merupakan singkatan dari Wadah Kuliner. Aplikasi ini menyediakan beragam jenis kuliner yang dapat diakses melalui smartphone dan menggunakan sistem operasi Android dan iOS.

Saat ini sudah ada sekitar 3.600 merchant Wakuliner yang tersebar di 60 kota, di antaranya Jabodetabek, Bandung, Bali, Solo, Surabaya, Palembang, hingga Makassar. Yang menjadi daya tarik Wakuliner ialah aplikasi ini tidak mengambil komisi maupun biaya pendaftaran apapun untuk merchants yang dan berjualan di platform-nya.

Berbagai kenyamanan teknologi ini tentu juga menguntungkan bagi pembeli. Kini, masyarakat memiliki pilihan kuliner yang nyaris tak terbatas, tidak hanya yang berjarak dekat dengan tempat tinggal, tetapi juga jarak jauh. Munculnya berbagai aplikasi ojek online yang bekerja sama dengan berbagai merchant telah menjadi batu loncatan bagi sistem distribusi (delivery) makanan.

Pembeli cukup menggerakkan jari di atas layar gawai untuk memilih dan memesan menu yang diinginkan, lalu menunggu makanan diantar ke rumah tanpa harus repot menerjang lalu lintas dan mengantre dilayani di tempat makan. Selain tidak harus bersusah payah keluar rumah, metode pembayaran yang tersedia pun beragam, mulai dari pilihan bayar tunai (COD), bank transfer dengan virtual account, penggunaan sistem redeem poin, hingga kartu kredit. Segala kemudahan ini tentu turut menaikkan omzet pelaku bisnis kuliner.

Meskipun begitu, perkembangan teknologi digital juga membawa tantangan tersendiri. Menurut CEO Wakuliner Anthony Gunawan, untuk meminimalkan kejadian yang tidak diinginkan, bisnis kuliner digital hendaknya menyediakan layanan call center selama 24 jam untuk memastikan pengiriman pesanan sesuai waktu yang telah diestimasi.

Selain itu, ia mengatakan bahwa faktor biaya menjadi tantangan utama bagi para merchant yang ingin memulai bisnis kulinernya. Tantangan lainnya adalah masalah biaya. Banyak orang yang cari free ongkir (ongkos kirim) dan harga makanan murah. Banyak yang lebih memilih itu daripada rasa makannya. Ini jadi tantangan bagi kami maupun merchant, untuk memberi harga yang kompetitif,” paparnya.

Bisnis kuliner harus mampu menyiapkan ‘365 hari per tahun’, dukungan teknis dan call center untuk memantau dan melayani semua pesanan. Dalam hal ada masalah dengan suatu pesanan, seperti restoran yang tutup, menu habis, dan lainnya, pembeli tidak akan menunggu lama untuk mengetahuinya.

Kendala biaya antar yang sama juga dialami aktor Baim Wong, yang turut menjadi pelaku bisnis dengan membuka usaha mi ayam bernama Mie and You di daerah Bintaro, Jakarta Selatan. Baim merasakan tantangan berbisnis di era serba digital, terutama pemesanan makanan melalui ojek online yang sedang banyak digandrungi.

"Mungkin orang-orang tidak tahu, tapi kan (ojek online) mengambil 15 persen dari gross restoran ya. Kalau kita sebagai customer kan ya kita senang saja diantarkan makanan, tapi kalau dari segi (pemilik) restorannya lumayan tinggi sekali biayanya," kata Baim.

Berbagai faktor dari adanya teknologi digital di atas menuntut kreativitas pelaku bisnis kuliner untuk menangkap peluang dan menaklukkan tantangan bisnis di era digital. Seperti bidang bisnis lainnya, risiko bagi bisnis kuliner tentu ada sehingga perlu ada usaha optimalisasi teknologi digital agar keuntungan yang didapatkan sebanding dengan risiko yang diambil.

Source : https://www.selasar.com/jurnal/40051/Peluang-dan-Tantangan-Bisnis-Kuliner-di-Era-Digital 

loading...